6 Cara Mudah Memulai Reksa Dana Untuk Pemula

6 Cara Mudah Memulai Reksa Dana Untuk Pemula

Belakangan ini publik ramai membicarakan investasi. Dari pengembalian berkualitas tinggi hingga kisah “rusak” tentang salah langkah, semua hal ini menjadikan investasi sebagai bisnis yang tampak “menantang”. Sebagai pemula, Anda mungkin pernah mendengar bahwa reksa dana adalah investasi yang direkomendasikan untuk pemula. Bagaimana reksa dana untuk pemula?

6 Cara Mudah Memulai Reksa Dana Untuk Pemula
www.tanamduit.com

Agar tidak salah mengambil langkah, ada baiknya Anda mengetahui langkah-langkah yang perlu Anda lakukan saat berinvestasi reksa dana. Yuk, simak ulasannya!

Apa itu investasi reksa dana?

Investasi pada lembaga reksa dana disebut sebagai investasi reksa dana. Ada beberapa produk yang bisa Anda pilih sebagai sarana investasi, seperti reksa dana pasar uang, reksa dana saham, reksa dana campuran, dan reksa dana pendapatan tetap.

Keistimewaan reksa dana adalah sistem pengelolaan dananya. Misalnya, jika Anda berinvestasi di saham tanpa menggunakan reksa dana, Anda harus mengelola sendiri dana yang telah Anda investasikan.

Sebaliknya, jika Anda berinvestasi melalui reksa dana, dana yang Anda investasikan akan dikelola oleh lembaga tersebut. Dengan cara ini, imbal hasil yang Anda dapatkan juga dikurangi dengan biaya lembaga reksa dana yang mengelola dana tersebut.

Cara Investasi Reksadana untuk Pemula

Untuk mulai berinvestasi, berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda lakukan untuk berinvestasi di reksa dana:

Cari tahu tujuan investasi Anda

Sebelum berinvestasi di reksa dana, Anda perlu mengetahui tujuan investasi Anda (jangka panjang atau jangka pendek). Mengetahui tujuan investasi Anda dapat membantu lembaga reksa dana menemukan sarana investasi yang tepat.

Ketahui profil risikonya

Selain tujuan investasi Anda, Anda juga perlu mengetahui toleransi risiko Anda. Ada tiga jenis profil risiko investor saat berinvestasi:

  • Tipe investor konservatif, yaitu Tipe investor yang cenderung memilih kendaraan investasi yang aman, kendaraan investasi yang tidak menawarkan imbal hasil tinggi tetapi pergerakannya stabil.
  • Tipe investor agresif adalah tipe investor yang berani mengambil risiko, bersedia merugi, dan cenderung tidak takut terhadap fluktuasi harga. Karena kesediaan mereka untuk mengambil risiko lebih tinggi daripada jenis investor lainnya, dapat diasumsikan dari kelompok investor ini bahwa mereka siap untuk berinvestasi di berbagai instrumen seperti saham, mata uang atau komoditas.
  • Tipe investor moderat, yaitu tipe investor dengan profil risiko di antara tipe investor konservatif dan agresif.

Investor Menentukan alokasi dana untuk berinvestasi

Sebelum berinvestasi, Anda perlu menyediakan sejumlah dana dari penghasilan rutin Anda. Jumlah yang dapat diberikan tergantung, tentu saja, pada keterampilan Anda. Tentu saja, akan lebih baik jika dana yang Anda keluarkan untuk investasi “bersih” dari kebutuhan rutin seperti makan, cicilan, dan pengeluaran besar lainnya.

Namun, menurut para ahli, rincian investasi yang ideal adalah 10% dari total pendapatan. Misalnya, jika penghasilan bulanan Anda adalah Rp 5.000.000,- maka jumlah investasi yang disarankan adalah Rp 500.000.00.

Lakukan riset untuk memilih reksa dana yang tepat untuk investasi Anda

Langkah selanjutnya berinvestasi reksa dana untuk pemula adalah memilih sendiri lembaga reksa dana tersebut.

Belakangan ini sudah banyak reksa dana yang mempermudah berinvestasi bagi pemula. Fitur yang biasanya ditawarkan antara lain setoran minimum yang rendah, proses pembukaan rekening yang sederhana, dan biaya pengelolaan dana yang kompetitif.

Untuk menemukan lembaga reksa dana terbaik, Anda perlu melakukan riset untuk membedakan satu lembaga dengan lembaga lainnya.

Pastikan Anda memilih lembaga reksa dana yang kredibel dan terdaftar secara finansial di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bukan hanya yang menjanjikan imbal hasil tinggi. Juga, pastikan untuk membaca lembar fakta reksa dana dan rekam jejak manajer investasi sebelum memutuskan untuk berinvestasi di lembaga tersebut.

Pilih investasi yang sesuai dengan faktor risiko dan rencana investasi jangka panjang Anda

Selanjutnya, Anda dapat memilih jenis instrumen yang sesuai dengan rencana investasi Anda dan profil risiko yang ingin Anda ambil sebagai investor.

Untuk menentukan kendaraan investasi yang tepat, Anda perlu memahami tingkat risiko, pengembalian, dan cara kerja masing-masing kendaraan investasi. Karena Anda sudah menjadi klien dana investasi, dana investasi biasanya juga menawarkan saran yang dapat Anda pertimbangkan saat memilih instrumen yang tepat untuk Anda.

Mulai berinvestasi

Langkah selanjutnya bagi reksa dana pemula adalah mulai berinvestasi. Setelah Anda mendaftar untuk dana investasi, mempelajari profil risiko, dan memilih alat yang tepat, inilah saatnya untuk mempraktikkan pengetahuan investasi yang Anda pelajari.

Nah, itulah enam langkah yang bisa Anda lakukan untuk berinvestasi produk reksa dana bagi pemula. Cukup mudah, bukan? Ayo, mulai berinvestasi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *